Amanat Penderitaan Rakyat
Sjahrir (Kiri), Soekarno (tengah), Hatta (Kanan)

Amanat Penderitaan Rakjat – Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh!

Saudara-saudara sekalian,

Saja mengutjap sjukur Alhamdulillah disertai utjapan selamat kepada seluru warga I.A.I.N. ,,Al-Djami’ah Sunan Kalidjaga” berhubung ditjapainja usia genap 5 tahun.

Kesjukuran saja itu mendjadi bertambah besar lagi, karena saja merasa, bahwa saja – baik selaku Presiden/Pemimpin Besar maupun selaku pribadi – mempunjai hubungan jang erat sekali dengan I.A.I.N., bahkan saja merasa bangga dan bersjukur bahwa saja termasuk salah seorang kerabat I.A.I.N dan berhutang budi kepadanja.

Saja turut mendo’akan, bahkan mengandjurkan, agar I.A.I.N. terus ditumbuhkan dan diperkembang, dan sesuai dengan tingkat pembangunan semesta kita, I.A.I.N. harus tumbuh dan berkembang diseluruh Nusantara  kita, agar dengan demikian pula ditiap-tiap Daerah Tingkat 1 harus ada satu I.A.I.N.

Apa sebab saja mengandjurkan demikian? Karena I.A.I.N adalah salah satu alat Revolusi, salah satu alat Nation & Character building kita. Bahkan alat atau dapur untuk melahirkan putera-puteri Indonesia jang mempunjai ketjintaan dan pengabdian tertinggi kepada Tuhan Jang Maha Esa, kepada Ibu-Bapak, kepada Tanah Air dan Bangsa, dan kepada tjita-tjita Revolusi kita.

Baca Juga : Dono Lempar Kritik Pada Orde Baru 

Hanja djikalau putera-puteri kita memiliki ketjiintaan dan pengabdian tertinggi seperti jang kukatakan tadi, jakinlah kita semua bahwa Amanat Penderitaan Rakjat akan benar-benar dilaksanakan oleh orang-orang jang terpertjaja.

Tugas kita bersama pada waktu ini ialah mendjadikan Indonesia mertju-suar paling tinggi didunia, mertju-suarnja Amanat Penderitaan Ummat, mertju suarnja peradaban ummat manusia jang tertinggi, djuga mertju-suarnja Ummat Islam diseluruh dunia.

Pada waktu ini ialah mendjadikan Indonesia mertju-suar paling tinggi didunia, mertju-suarnja Amanat Penderitaan Ummat, mertju suarnja peradaban ummat manusia jang tertinggi, djuga mertju-suarnja Ummat Islam diseluruh dunia.

Dengan K.I.A.A.Tempo hari, Alhamdulillah kita telah tegakkan monumen Islam di Indonesia, dan dunia mulai memandang kepada kita, bahwa dari Indonesia fadjar kebangkitan kembali Islam telah menjingsing dan insja Allah akan menjusul zaman Dhuhal-Islam dan Zuhur-Islam sebagai jang kita tjita2-kan bersama.

Baca Juga :  Diplomasi Beras Sjahrir

Apa jang telah kita tjapai, marilah kita konsolidasikan, kita mekarkan dan kita perdjoangkan terus sehebat2-nja dengan semangat…

Amanat Penderitaan Rakjat
Gambar pada punggung Majalah Al-Djami’ah. Majalah Ilmu Pengetahuan Agama Islam I.A.I.N

“Madju-Terus, Pantang-Mundur!”

Dan saja mengharap sangat I.A.I.N dimana-mana dengan pimpinan Departemen Agama hendaklah mengambil bagian paling besar dalam mengedjar tjita-tjita jang kukatakan dimuka tadi!

Hajo, gali terus Api – Islam, kobarkan  terus njalanja jang berkobar-kobar itu, karena ini adalah bagian terpenting dari Amanat Penderitaan Rakjat kita dan salah satu realisasi dari pada Pantjasila jang harus dita’ati oleh sekalian Rakjat kita.

Saja do’akan, semoga I.A.I.N senantiasa terus dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan taufik dan hidajah-Nja. Amin!

Baca Juga: ‘Islam Kiri’ Warisan Nasser

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here