museum di Bandung
Potret tengorak di museum geologi Bandung.

Museum di Bandung – Saat melakukan liburan di luar kota, Anda tentu tidak akan melewatkan momen mengabadikan liburan yang tentunya menyenangkan. Bagi para muda-mudi saat ini yang sedang melakukan liburan, kegiatan mengabadikan momen liburan dan membaginya di media sosial menjadi suatu hal yang sudah  biasa dilakukan.

Sehingga tidak mengherankan jika Anda banyak melihat beberapa kawan yang sedang selfie di lokasi wisata lantas dipopulerkan lewat media sosial. Kegiatan membagikan momen liburan tersebut, menjadikan lokasi wisata yang bersangkutan makin populer dan mendatangkan banyak wisatawan lainnya. Jika Anda sedang merencanakan liburan dan mencari referensi lokasi wisata yang populer baik dalam media sosial maupun situs internet, cobalah mengulik destinasi wisata di Kota Bandung.

Bandung merupakan salah satu kota dengan suhu yang tidak terlalu panas dan masih memiliki banyak pemandangan hijau. Selain lokawisata yang masih alami, banyak juga lokawisata di Kota Bandung yang patut untuk dikunjungi. Salah satunya adalah objek wisata museum di Bandung yang tidak kalah menarik dengan lokawisata lainnya.

Museum Konferensi Asia-Afrika

Museum konferensi Asia-Afrika merupakan salah satu objek wisata museum yang populer dalam kalangan wisatawan jika mengunjungi Kota Bandung. Museum yang memamerkan koleksi dokumen rahasia, foto-foto dokumentasi peristiwa pertemuan Tugu, konferensi Bogor, konferensi Kolombo dan juga KAA merupakan museum yang cocok bagi para pecinta sejarah mengenai Asia dan Afrika.

Baca Juga : Kepanduan dan Pembentukan Budi Pekerti

Museum KAA berlokasi di Jalan Asia Afrika No. 65, Braga, Sumur Bandung di Kota Bandung. Museum tersebut buka pada setiap hari Sabtu-Kamis pada pukul 08.00 hingga 16.00. Sedangkan pada hari jum’at buka pada pukul 14.00 hingga 16.00. Untuk memasuki museum tersebut, Anda tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis.

Museum Gedung Sate

Museum gedung satu tidak hanya menjadi ikon Kota Bandung saja tetapi menjadi museum bersejarah yang memamerkan berbagai alat peraga teknologi modern yang terbaru. Museum tersebut biasanya buka pada hari Selasa hingga Minggu pada pukul 09.30 hingga 16.00 dengan tiket masuk yang dipatok dengan harga Rp. 5.000 saja setiap orangnya. Museum tersebut beralamat di Jalan Diponegoro No.22, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung.

Museum Geologi Bandung

Museum geologi Bandung merupakan salah satu museum di Bandung yang paling terkenal dan banyak dikunjungi hingga wisatawan asing. Museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro No. 57, Cihaur Geuli, merupakan museum yang memamerkan berbagai macam koleksi fosil, koleksi bebatuan, mineral dan bahkan peta-peta yang berisikan informasi mengenai geologi, geofisika, gunung api dan sejenisnya.

Baca Juga : Menikmati Wisata Museum di Banyuwangi

Selain itu pada museum tersebut juga dipamerkan berbagai macam replika binatang purba yang sudah punah. Bagi Anda yang menyukai sejarah pada zaman purbakala dan sejenisnya, Anda bisa mengunjungi museum tersebut. Museum Geologi juga sangat cocok sebagai ruang edukasi bagi anak-anak. Untuk bisa masuk dalam museum geologi Bandung, Anda perlu membayar tiket masuk sejumlah Rp. 3.000 bagi wisatawan dewasa domestik dan Rp. 10.000 bagi wisatawan asing. Sedangkan bagi yang berstatus pelajar atau mahasiswa akan dipatok harga Rp. 2.000.

Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indoensia merupakan museum di Bandung yang memamerkan berbagai macam koleksi benda-benda pos seperti koleksi perangko dari beberapa masa baik koleksi perangko dalam negeri maupun koleksi perangko luar negeri. Selain itu, museum tersebut juga menampilkan berbagai macam koleksi sepeda-sepeda yang dulu digunakan untuk mengantarkan surat.

Museum pos Indonesia berlokasi di Jalan Cilaki No. 73, Citarum, Bandung Wetan dan selalu buka pada hari Senin-Jum’at pada pukul 08.00 hingga 16.00 dan pada hari Sabtu buka pada pukul 09.00 hingga 13.00. Sedangkan pada hari Minggu museum akan tutup. Untuk bisa masuk dalam museum pos,  wisatawan tidak akan dikenakan biaya masuk alias gratis.

Baca Juga : Telusur 5 museum di Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here