organisasi buruh dan tani islam
Prangko Konferensi Islam Asia Afrika 6 Maret 1965. Sumber: http://www.masterphila.com/
  1. Pendahuluan

Konperensi Islam Afrika Asia ke 1 Jang diselenggarakan di Bandung tanggal 6 s/d 14 Maret 1965 dalam keputusan2nja antara lain menjebut perlunja digalang kerdja sama buruh dan tani Islam AA, disamping keputusan2 lain mengenai kerdja sama umat Islam dibidang politik, ekonomi, kebudajaan , wanita dan organisasi kerdja sama Islam AA jang dinamakan OIAA (Organisasi Islam Afrika Asia).

Keputusan diambil dengan suara bulat oleh segenap peserta KIAA, setelah masalah kerdja sama buruh dan tani Islam AA ini dikemukakan oleh Delegasi Indonesia, sebagai salah satu konsepsi jang telah disusun dalam Seminar Nasional KIAA jang diselenggarakan di Tjibogo pada tgl. 22 – 25 Desember 1964.

Guna memfollow upi keputusan tersebut perlu difikirkan dan disusun rentjana pelaksanaan jang ber-tahap2;  berdasarkan suatu realita bahwa sebagian besar buruh dan tani Islam AA belum tersusun dalam organisasi2 buruh dan tani jang teratur. Hal ini dengan sendirinja akan merupakan masalah jang akan meminta perhatian jang banjak dari pimpinan OIAA dimasa jang akan datang.

Ummat Islam Indonesia sebagai pelopor pembentukan OIAA dan kini mendapat kepertjajaan untuk memegang pimpinan dan tempat secretariat OIAA, mempunjai tanggung djawab jang besar terhadap pelaksanaan keputusan2 KIAA antara lain tentang penggalangan kerdja sama dan pembentukan organisasi buruh dan tani Islam AA.

Segela hal jang positif jang ada pada ummat Islam Indonesia harus digunakan sebagai modal guna melaksanakan keputusan2 KIAA ke 1 sehingga kepemimpinan Indonesia atas organisasi buruh ini akan benar2 membawa peningkatan OIAA sebagai organisasi rakjat AA jang dapat dibanggakan.

Baca Juga : ‘Islam Kiri’ Warisan Nasser

II. Isi Resolusi

                Resolusi KIAA tentang kerdja sama buruh dan tani Islam AA berisi pokok2 persoalan sebagai berikut:

  1. KIAA sebagaimana diperintahkan oleh Islam, berpendapat penting untuk memperbaiki tingkat hidup buruh dan tani Islam, jang menderita kemiskinan dan kebodohan akibat dari politik penghisapan jang dilakukan oleh kolonialis dan neo – kolonialis.
  2. KIAA mendesak perlu dibentuknja organisasi buruh dan tani Islam, jang akan berdjuang melindungi kepentingan buruh dan tani Islam A.A. dan menggalang serta memadjukan persaudaraan Islam dikalangan buruh dan tani Islam terutama dalam menghadapi perdjuangan mereka masing2, dan memadjukan kerdja sama dalam pendidikan buruh dan pendidikan kedjuruan.
  3. KIAA menjerukan kepada segenap buruh dan tani Islam untuk memasuki organisasi (2) tersebut.

III. Pentingnja  Resolusi Bagi OIAA

Resolusi KIAA ke 1 tentang kerdja sama buruh dan tani Islam tersebut mempunjai arti penting bagi OIAA chususnja dan bagi perdjuangan ummat Islam AA umumnja. Sebagaimana kita mengetahui bahwa dinegeri manapun buruh dan tani merupakan kekuatan masjarakat (sosial forse) jang penting; bahkan dalam setiap revolusi buruh dan tani merupakan soko gurunja.

Dengan tersusunnja kekuatan masjarakat tsb . dalam suatu organisasi jang teratur rapi dalam naungan OIAA, berarti OIAA didukung oleh kekuatan2 masjarakat  jang mempunjai peranan jang penting dalam pertumbuhan Negara2 AA.

Tersusunnja organisasi buruh dan tani Islam AA berarti akan tersusunnja gabungan kekuatan jang sangat penting dan dapat merupakan sendjata ampuh bagi OIAA dalam memgambil bagian dalam memperdjuangkan tjita2 rakjat AA., jaitu bersihnja AA dan Dunia dari imperialisme, kolonialisme, dan neo-kolonialisme.

Buruh dan tani merupakan golongan2 jang paling menderita dari akibat imperialisme, kolonialisme, dan neo-klonialisme. Dengan adanja kepintjangan2 dalam masyarakat, sebagai akibat dari tata ekonomi jang kapitalistis jang dibawa dan dipaksakan oleh kaum neokolim dalam Negara2 AA, OIAA dengan organisasi buruh dan tani Islamnja mempunjai tugas besar dalam mengachiri kepintjangan2 tersebut.

Baca Juga : Gaji (dan Korupsi) Sepanjang Masa

Sebagaimana jang diamanatkan oleh P.J.M. Presiden/ Pemimpin Besar Revolusi/Pahlawan Islam dan Kemerdekaan dalam pembukaan KIAA, bahwa hanja dalam negara2 jang bersih dari dominasi politik, dominasi ekonomi, dominasi kebudajaan dari kaum neokolim, Islam dapat berkembang dan dapat subur.

IV. Pelaksanaan Revolusi

Dalam membitjarakan kemungkinan pelaksanaan revolusi penggalangan kerdja sama buruh dan tani Islam AA dalam rangka KIAA, pertama tama kita harus mempeladjari dengan seksama situasi jang sesungguhnja dari buruh dan tani Islam di AA, sehingga kita bekerdja berdasarkan realita, berdasarkan tingkat kesadaran dan kemadjuan berorganisasi dari buruh dan tani Islam AA. Berdasarkan bahan2 jang sekarang ada, dianggap perlu bagi OIAA untuk lebih dahulu mengadakan tindakan2 persiapan jang menghendaki waktu dan energi jang tidak sedikit.

organisasi buruh dan tani islam
Prangko Konferensi Islam Asia Afrika 6 Maret 1965. Sumber: http://www.masterphila.com/

Sebagai bahan pertimbangan dapatlah disarankan langkah2 jang harus dilakukan oleh Sekretariat OIAA sebagai berikut:

  1. Pembentukan Biro Buruh dan Biro Tani dalam Sekretariat OIAA. Biro2 ditugaskan terutama untuk mengumpulkan bahan2 jang diperlukan bagi segala kegiatan OIAA dibidang buruh dan tani, dan mempersiapkan pembentukan organisasi Buruh dan organisasi2 Tani Islam AA.
  2. Melalui organisasi kerdja sama ummat Islam tiap2 negara kita mengandjurkan dibentuknja organisasi kerdja sama buruh dan organisasi kerdja sama tani Islam bagi jang telah mempunjai organisasi tersebut, dan bagi jang belum mempunjai organisasi buruh dan organisasi tani Islam di-andjurkan untuk membentuknja.
  3. OIAA menjelenggarakan pertukaran2  pemimpin2  buruh dan pemimpin2 tani antar anggota OIAA guna lebih mempererat hubungan dan menambah pengetahuan tentang gerakan buruh dan gerakan tani di masing2 negara.
  4. OIAA menjelenggarakan Seminar2 untuk pemimpin2 buruh dan pemimpin2 tani.
  5. OIAA menjelenggarakan Konperensi pendahuluan pembentukan organisasi Buruh dan organisasi Tani Islam AA.
  6. OIAA menjelenggarakan Konperensi Buruh Islam AA dan konperensi Tani Islam AA.

Semua langkah2 tersebut dilakukan setapak demi setapak, dan penuh keuletan dan kesabaran, mengingat banjaknja rintangan2 jang akan dihadapi di negara2 tersebut.

V. Penutup

Mengingat banjaknja program jang harus dilaksanakan oleh OIAA, dan kini telah merupakan kenjataan bahwa pimpinan2 OIAA ini dipertjajakan kepada ummat Islam Indonesia, maka terlaksananja keputusan2 dalam bidang kerdja sama buruh dan tani Islam AA tersebut banjak tergantung kepada sampai dimana kemampuan2 buruh dan tani Islam Indonesia akan dapat mem-follow-upi keputusan2 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here